UINSGD.AC.ID (Humas) – Galeri Investasi Syariah (GIS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Nasional bertajuk “Kebijakan Perdagangan Trump: Analisis, Dampak, dan Strategi Adaptasi di Indonesia (Praktek Menggunakan Analisa Fundamental dan Teknikal)”, yang berlangsung di Aula FEBI, Senin (26/5/2025)
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber berkompeten: Daniel Wesly Rudolf, Analis Senior Deputi Direktur Layanan Manajemen Strategis dan Koordinasi Regional OJK Provinsi Jawa Barat; Charian Firdiady, Investment Specialist Mirae Asset Sekuritas; Adi Darmawan Ervanto, CPA, dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Moh. Wildan dan Adi Darmawan.
Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi GIS FEBI dengan berbagai mitra strategis, di antaranya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mirae Asset Sekuritas, dan Piranha Smart Center. Seminar dihadiri oleh para dosen, mahasiswa, dan praktisi pasar modal syariah.
Dalam sambutannya, Dekan FEBI, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., mengapresiasi konsistensi GIS dalam menghadirkan diskursus ekonomi yang relevan dan kontekstual.
“Kegiatan ini sangat penting untuk memperluas wawasan global mahasiswa. Kebijakan luar negeri Amerika, khususnya di bidang perdagangan, berdampak signifikan terhadap kondisi ekonomi negara berkembang, termasuk Indonesia. Melalui forum ini, mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan pola pikir kritis dan solutif terhadap isu-isu ekonomi kontemporer,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina GIS FEBI, Gina Sakinah, S.E., Sy., M.E., menegaskan bahwa pendekatan praktis menjadi nilai tambah dari seminar ini.
“Kami ingin mahasiswa tak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menganalisis data dan tren pasar secara aktual. Dengan praktik analisis fundamental dan teknikal yang dilakukan hari ini, diharapkan mereka lebih siap menghadapi dunia investasi syariah yang dinamis dan kompetitif,” jelasnya.
Seminar ini tidak hanya bersifat teoretis, tetapi menekankan pada praktik langsung analisis fundamental dan teknikal. Tujuannya, membekali mahasiswa dengan keterampilan menganalisis pasar keuangan dalam konteks dinamika global, khususnya terkait kebijakan proteksionisme ekonomi yang diterapkan oleh Donald Trump semasa kepemimpinannya.
Para narasumber mengupas tuntas dampak kebijakan tersebut terhadap perekonomian global dan Indonesia, serta memberikan panduan strategi adaptasi yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha dan investor. Sesi praktik analisis juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman peserta terhadap kondisi pasar modal syariah.
Acara berlangsung secara interaktif dan mendapat sambutan antusias dari peserta. Dengan mengusung tema aktual dan pendekatan aplikatif, GIS FEBI terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi investor muda yang kritis, kompeten, dan beretika.