Perkuat Publikasi yang Masif dan Berdampak, Humas UIN Bandung Ikuti Konsolidasi Strategi UM-PTKIN 2025

UINSGD.AC.ID (Humas) – Ketua Tim Kerja Humas UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Hj. Dedeh Kurnia, S.Ag., M.H., mengikuti kegiatan Konsolidasi Strategi Publikasi UM-PTKIN 2025 yang diselenggarakan di Aston Kartika Grogol Hotel & Conference Center, Jakarta, pada Jumat–Ahad, 2–4 Mei 2025.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Humas dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk memperkuat sinergi komunikasi publik yang kreatif dan berdampak di era digital.

Dengan mengusung tema “Sinergi Komunikasi UM-PTKIN 2025: Dari Publikasi Menuju Reputasi Nasional,” kegiatan ini menghadirkan Vaurina dari UIN Palembang sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya membawakan materi mendalam mengenai teknik pemberitaan, branding institusi, serta strategi penulisan rilis yang efektif. Salah satu sorotan utama adalah pengenalan konsep Marketing 6.0 dari Philip Kotler yang menekankan pada perubahan perilaku konsumen, pemanfaatan data, serta pentingnya keterlibatan emosional dalam membangun merek PTKIN.

“Komunikasi kita tidak cukup hanya informatif. Kita harus menyentuh emosi, merangkul identitas, dan menyampaikan nilai. Di era digital ini, siapa yang paling mampu bercerita, dia yang akan memimpin,” tegas Vaurina, yang disambut antusias oleh peserta dari seluruh Indonesia.

Ada enam kesepakatan strategis yang dihasilkan dalam konsolidasi ini antara lain:
1. Pembuatan Konten Kolaboratif Nasional: Video, infografis, dan artikel naratif yang menonjolkan keunggulan dan nilai PTKIN secara kolektif.
2. Optimalisasi Media Digital: Mendorong profesionalisme pengelolaan platform daring di seluruh Humas PTKIN.
3. Penetapan Kalender Publikasi Nasional: Terpadu dengan momentum strategis seperti pendaftaran, simulasi, dan pengumuman hasil.
4. Pemetaan Influencer dan Alumni Inspiratif: Sebagai wajah publik UM-PTKIN 2025 yang dapat menjangkau calon peserta secara emosional.
5. Peluncuran Gerakan #AyoKePTKIN: Sebagai kampanye nasional yang dikawal bersama oleh Humas seluruh PTKIN.
6. Penguatan Branding Terintegrasi: Dengan pendekatan Marketing 6.0 untuk menegaskan citra PTKIN sebagai kampus religius, modern, dan mendunia.

Tentunya kegiatan ini memperkuat jejaring antar-humas PTKIN sebagai upaya membangun narasi publik yang selaras dan strategis, bukan hanya untuk meningkatkan jumlah pendaftar, tetapi juga memperkuat posisi PTKIN dalam peta pendidikan nasional.

Acara ditutup oleh Prof. Dr. Evi Muafiah, M.Ag., Sekretaris PMB PTKIN 2025, yang menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi seluruh peserta dari wilayah Jawara (Jawa dan Madura).

“Kita datang dari latar belakang yang berbeda, namun dengan semangat yang sama kita bersatu untuk menyukseskan agenda besar UM-PTKIN 2025. Ini adalah kerja kolektif bukan hanya untuk lembaga, tetapi juga untuk kebaikan yang lebih luas,” ungkap Prof. Evi, yang juga Rektor IAIN Ponorogo.
Turut hadir dalam sesi penutupan:

Prof. Dr. Ali Ridho, M.Si. (Ketua Pokja Humas SPAN UM-PTKIN), Widi Cahya Adi, M.Pd. (Ketua Pokja PJ Humas), Haris Setiaji, M.T.I., CISDE., CISDV., CITA., MOS. (Ketua Pokja SSE)

Ketua Pokja SSE, Haris Setiaji, menekankan pentingnya integritas dalam proses penulisan soal sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan publik.

Sementara itu, Widi Cahya Adi menambahkan bahwa kekuatan UM-PTKIN terletak pada sinergi narasi yang dibangun bersama. “Alhamdulillah, beberapa rencana sudah siap dieksekusi. Kita ingin ‘menjual’ PTKIN sebagai pilihan pendidikan tinggi unggulan. Ini butuh kerja sama dari semua pihak,” ujarnya.

Menutup sesi, Miftahur Ridho, M.Si., dari Tim Panitia Nasional PMB PTKIN Pokja Humas, berharap implementasi strategi yang telah disusun dapat berjalan optimal selama masa pendaftaran UM-PTKIN 2025 yang berlangsung hingga akhir Mei. “SPAN-UM PTKIN adalah sarana. Kita yang harus terus berjuang mem-branding PTKIN secara bersama-sama,” bebernya.

Ketua Tim Kerja Humas UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Hj. Dedeh Kurnia, S.Ag., M.H., menegaskan pentingnya peran humas dalam membangun citra positif PTKIN secara berkelanjutan.

“Konsolidasi ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, masif antar-humas PTKIN. Kami di UIN Bandung berkomitmen untuk terus mengimplementasikan strategi bersama, khususnya dalam kampanye Ayo Kuliah di PTKIN, produksi konten kolaboratif, inovatif termasuk penguatan branding kampus tercinta unggul , kompetitif yang berbasis rahmatan lil alamin. Ini bukan hanya soal jumlah pendaftar, tetapi tentang membangun kepercayaan dan memperluas dampak publikasi kita,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *