130 Mahasiswa Baru Akan Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi 2014/2015

[www.uinsgd.ac.id] Sebanyak 130 mahasiswa baru UIN SGD Bandung tahun akademik 2014/2015 akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan mahasiswa miskin dan berprestasi (Bidikmisi)  Tahun Akademik 2014/2015. 

Menurut Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT. menjelaskan program Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang diberikan kepada mahasiswa baru yang memiliki prestasi akademik, tapi secara ekonomi tidak mampu. “Program ini akan diberikan kepada 130 mahasiswa baru yang memiliki prestasi akademik bagus. Akan tetapi secara ekonomi tidak mampu. Untuk pendaftaranya dimulai dari tanggal 11-20 Agustus 2014 di Bagian Kemahasiswaan, gedung
Al-Jamiah Lantai 4,” paparnya saat dihubungi pengelola website di ruang kerjanya, Selasa (12/8).

Mengenai persyaratanya; Pertama, Telah melakukan Registrasi sebagai Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Akademik 2014/2015 (dibuktikan dengan resi pembayaran); Kedua, Beasiswa Bidikmisi diperuntukan bagi Mahasiswa Miskin tidak mampu secara ekonomi pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami-isteri) seluruh penghasilan yang diperoleh sebesar-besarnya Rp. 3.000.000,-(tiga juta rupiah) per bulan. Pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp. 750.000,- (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) setiap bulannya; Ketiga, Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (strata 1) atau Diploma 4; Keempat, Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;

Ihwal tahapan pendaftaran untuk Calon Mahasiswa Bidikmisi dengan cara : a). Mengisi Formulir pendaftaran yang disediakan oleh perguruan tinggi; b). Melampirkan surat Rekomendasi dari Kepala Sekolah, form. disediakan.

Untuk mekanismenya, formulir pendaftaran yang telah diisi beserta berkas persyaratan lainnya disampaikan ke Panitia dengan melampirkan : 1). Fotokopi rapor semester 1(satu) s.d. 5 (lima) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah; 2). Surat Keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah; 3). Surat keterangan penghasilan orang tua/wali atau surat keterangan tidak mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Lurah bagi orang tuanya PNS melampirkan rincian gaji yang dilegalisir oleh Bendahara (poin 2); 4). Fotokopi Kartu Keluarga; 5). Foto berwarna terbaru 3×4 = 3 buah; 6). Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya (apabila mempunyai bukti pembayaran); 7). Foto rumah/tempat tinggal dari tiga sisi (depan, samping dan belakang).

Wakil Rektor III, berkeyakinan “Dengan adanya program ini pemerintah berharap bisa ikut andil mencerdaskan bangsa dengan cara memutus mata rantai kemiskinan sejak dini melalui jalur pendidikan, sehingga terlahir pemimpin yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya. []  

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *