109 Dosen dari 27 Kampus di Jawa Barat Resmi Dilantik sebagai Pengurus IAEB Wilayah Jabar

UINSGD.AC.ID (Humas) – Sebanyak 109 dosen dari 27 perguruan tinggi di Tanah Pasundan resmi dilantik sebagai pengurus International Association of Economics and Business (IAEB) Wilayah Jawa Barat periode 2025–2028.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Presiden International IAEB, Prof. Dr. Ts. Shafinar bin Ismail dari UiTM Malaysia di Auditorium Lantai 6 Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Senin (30/6/2025).

Acara dikemas dalam tiga rangkaian kegiatan: seminar internasional, peluncuran jurnal internasional International Journal of Contemporary Business and Innovation (IJCBI), serta pelantikan pengurus IAEB Jabar.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., yang dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan organisasi profesi lintas kampus ini. “Kami menyambut baik terbentuknya IAEB Wilayah Jawa Barat. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi antarperguruan tinggi, khususnya dalam bidang ekonomi dan bisnis. Di era globalisasi dan digitalisasi seperti sekarang, kolaborasi lintas institusi bukan hanya penting, tetapi menjadi kebutuhan,” tegasnya.

Rektor UPI berharap IAEB dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan tinggi di bidang ekonomi dan bisnis, serta mendorong peningkatan jumlah publikasi ilmiah bereputasi dari para dosen di Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Prof. Shafinar menambahkan bahwa IAEB Jawa Barat merupakan wilayah ke-13 yang terbentuk di Indonesia. “Organisasi ini telah berkembang secara internasional, dengan kehadiran di Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Filipina, Oman, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, hingga Australia, dan terus memperluas jaringannya.”

Dadang Husen Sobana dari FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, salah satu inisiator pembentukan IAEB Jawa Barat, menjelaskan bahwa sebanyak 109 dosen dari 27 kampus telah mendaftarkan diri sebagai anggota IAEB Internasional dan siap menjadi pengurus IAEB Jabar.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme para guru besar, doktor, dan magister di bidang ekonomi, bisnis, akuntansi, dan manajemen, baik konvensional maupun syariah yang bersedia bergabung dan berhimpun dalam organisasi ini,” ujarnya.

Ketua IAEB Jabar yang baru dilantik, Dr. Aas Nurasiyah, M.Si., dari UPI Bandung, menambahkan bahwa kehadiran para akademisi ini diharapkan mendorong kemajuan kampus-kampus di Jawa Barat. “Kami ingin membangun sinergi. Dengan berhimpunnya para akademisi, kampus-kampus di Jawa Barat bisa tumbuh dan berkembang bersama,” tuturnya.

Dr. Aas menekankan bahwa di era digitalisasi, kampus di daerah pun bisa cepat berkembang asalkan mampu berkreasi dengan baik. “Dengan kolaborasi dan berjamaah, program berskala nasional dan internasional lebih mudah dilaksanakan. Karena itu, kami mengusung moto: Maju dan Besar Bersama IAEB Jabar.”

Menurutnya, publikasi dan diseminasi karya ilmiah menjadi kunci kemajuan kampus. Untuk itu, IAEB Jabar telah meluncurkan jurnal ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh para anggotanya untuk menerbitkan artikel, ide, hasil penelitian, maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Presiden IAEB, Prof. Shafinar, berharap “IAEB Jabar menjadi wadah lahirnya ide dan gagasan inovatif yang mampu menjadikan IAEB lebih besar dan diminati oleh dosen-dosen, tak hanya di Jawa Barat, tapi juga di seluruh Indonesia,” bebernya.

Dr. Aas menambahkan bahwa keikutsertaan dalam IAEB bersifat personal dan sukarela. Para dosen yang tergabung berasal dari berbagai kampus, seperti UPI, UNPAD, UIN SGD Bandung, UNISBA, UKOPIN University, Politeknik Negeri Bandung, IAI PERSIS, UMB Bandung, Ma’soem University, Universitas Suryakancana Cianjur, UNPI Cianjur, UNIDA Bogor, UIKA Bogor, IAI Nida El-Adabi Bogor, Institut Ummul Quro Bogor, Universitas Mandiri Subang, STIE Miftahul Huda Subang, STIES Al-Amar Subang, STAIDA Kunir Subang, Universitas Siliwangi, STAI Ar-Ruzhan, IAILM Suryalaya, STIES Saleh Budiman, Universitas Cipasung, dan IAI Bunga Bangsa Cirebon.

Menutup wawancara, Dadang Husen Sobana yang juga dilantik sebagai Sekretaris Jenderal IAEB Jabar, menyampaikan ajakan kepada para dosen di bidang ekonomi, manajemen, bisnis, dan akuntansi untuk bergabung. “IAEB menjadi ruang aktualisasi dan pengembangan diri dosen, sekaligus mendorong kemajuan kampus. Mari berhimpun di IAEB Jabar,” pungkasnya.

WhatsApp
Facebook
Telegram
Print
Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *