UIN Sunan Gunung Djati Bandung

UIN SGD Gelar Sosialisasi PMB 2018 di MAN Bandung Barat

[www.uinsgd.ac.id] Dalam rangka Sosialisasi Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Lima Jalur masuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun Ajaran 2018/2019, Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag., didampingi Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Drs. H. Akhmad Luthfi, M.M., dan Kepala Bagian Akademik Dra. Hj. Dina Mulyati, M.Pd. menggelar acara Sosialisasi PMB di MAN Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (17/02).

Dalam sambutannya Wakil Rektor I menjelaskan “Agenda sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru merupakan suatu kewajiban seluruh Perguruan Tinggi dalam rangka memberikan informasi yang komprehensif kepada masyarakat,” ungkapnya.
Prof. Dr. H. Asep Muhyiddin, M.Ag., menegaskan bahwa UIN Sunan Gunung Djati Bandung merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang mempunyai nilai plus, “UIN SGD Bandung saat ini memiliki Prodi Umum dan Prodi Agama, namun tetap disetiap Prodinya memberikan pembekalan orientasi keagamaan, sehingga lulusannya tidak hanya menjadi sarjana umum tetapi juga menjadi sarjana yang fasih dengan nilai-nilai keagamaan, disitulah nilai plusnya”, tuturnya.

Sesuai dengan visi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berupaya mencetak calon-calon Sarjana yang unggul dan kompetitif, yang menguasai wawasan keilmuan berbasis wahyu memandu ilmu, dalam bingkai akhlaqul karimah atau moral yang baik.

Kepala Sekolah MAN Bandung Barat, Drs. H. A.T. Saepuloh, M.MPd sangat mengapresiasi kepada pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang secara khusus mengagendakan kegiatan sosialiasi di MAN Bandung Barat. “Saya atas nama Kepala Sekolah mengucapkan terimakasih dan sangat mengapresiasi atas sosilisasi di sini. Apalagi dengan hadirnya Prof Asep yang waktu dulu merupakan kaka saya saat kuliah di IAIN,” terangnya.

Drs. H. A.T. Saepuloh, M.MPd berharap agar semakin banyak siswa-siswi dari MAN Bandung Barat yang lulus diterima untuk bisa melanjutkan studi ke UIN Gunung Djati Bandung. “Mudah-mudahan yang sudah mendaftar diri untuk kuliah ke UIN SGD Bandung melalui jalur SPAN-PTKIN lulus dan diterima sesuai dengan jurusan yang dipilih anak didik kami,” paparnya.

Kepala Biro AUPK, Drs. H. Akhmad Luthfi, M.M., memberikan gambaran umum mengenai profil UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sekaligus memberikan motivasi kepada siswa-siswi MAN Bandung Barat agar bisa melanjutkan studi ke UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Kunci orang sukses, termasuk bagi anak-anaku yang ingin melanjutkan kuliah adalah belajar dengan sungguh-sungguh, manfaatkan waktu untuk giat belajar dan mencari informasi tentang kampus, jurusan yang akan dipilihnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Akademik Dra. Hj. Dina Mulyati, M.Pd. menjelaskan secara komprehensif mengenai sistem PMB Baru. Mulai dari jalur penerimaan SNMPTN, SBMPTN, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN dan Mandiri. “Untuk jalur Mandiri itu ada program Tahfidz minimal 5 juz tanpa test tulis, tetapi ada verifikasi berkenaan dengan sartifikat Tahfidz dan program prestasi bidang seni, olahraga minimal di tingkat Kabupaten/Kota yang dibuktikan dengan sartifikat,” tegasnya.

Kepala Sekolah MAN Bandung Barat sangat menyambut jalur Tahfidz, “Alhamdulillah siswa-siswi kami ada yang hafal Al-Quran. Mudah-mudahan dengan adanya jalur ini dapat memberikan peluang kepada anak didik untuk terus melanjutkan kuliah di UIN SGD Bandung,” optimisnya.

Untuk menjawab tentangan zaman berkenaan dengan derasnya arus informasi dan teknologi, Tim IT Akademik, Yadi Supriadi, S.Kom menjelaskan tentang Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC), Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). “Soal informasi seputar UIN SGD, Penerimaan Mahasiswa Baru siswa-siswi MAN Bandung Barat dapat mengunduh UIN Bandung Mobile pada Google Play, sehingga informasi tentang kampus UIN SGD dapat dengan mudah diakses melalui telpon pintar,” pungkasnya. [Humas Al-Jamiah]