UIN Sunan Gunung Djati Bandung

LPM Dorong Dosen Daftarkan HKI

[www.uinsgd.ac.id] Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kegiatan “Pengarahan Umum dan Penjelasan Teknis Hak Kekayaan Intelektual (HKI)”, pada Jumat (7/10) di Ruang Sidang Ged. O. Djauharuddin AR. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Dosen dari berbagai Fakultas yang ada dilingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Rektor, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap unit-unit dan lembaga yang terus melakukan percepatan dalam rangka membangun pengembangan atmosfir dan kultur akademik yang lebih baik. Saat ini sudah tercatat 34 dosen yang telah mendapatkan sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang didapatkan tanpa keterlibatan lembaga.

Oleh karena itu, dalam rangka mendorong lebih banyak lagi dosen yang mendaftarkan karyanya, Rektor akan mengalokasikan anggaran khusus yang representatif untuk mendukung program-program yang mendorong perbaikan kultur akademik tersebut, khususnya dalam mendorong para dosen untuk mendapatkan Hak Cipta untuk karya yang dibuatnya.

Untuk merealisasikan hal tersebut, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mendorong dan memfasilitasi para Dosen untuk mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Melalui kegiatan tersebut, Ketua LPM, Dr. H. Dindin Jamaluddin, M.Ag., memberikan Penjelasan Teknis mengenai proses pendaftaran HKI khususnya mengenai Hak Cipta.

“LPM dalam hal ini menjadi mediator untuk para dosen, untuk mendapatkan HKI, dari mulai proses awal pendaftaran ke Kementrian Hukum dan HAM, kemudian mengawal sampai para dosen mendapatkan sertifikat HKI khususnya Hak Cipta”, tegasnya.

Proses administratif, pengumpulan eksekutif summary (disertasi) atau naskah buku, review tim ahli dan penandatangan pernyataan keaslian karya, akan dibagi menjadi 5 kloter dan diselenggarakan di Lantai 6 Gedung O. Djauharuddin AR. LPM menargetkan 100 Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang terdaftar sampai bulan November 2016. [Humas Al-Jami’ah]