UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Ditjen Pendis Buka IPPBMM VII PTKIN 2018

[www.uinsgd.ac.id] Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, MA mewakili Menteri Agama resmi membuka acara Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKIN) VII yang digelar di depan gedung rektorat IAIN Purwokerto Selasa, (24/04).

Dalam sambutannya Prof. Amin menyampaikan “di era sekarang ini yang penting dilakukan oleh PTKIN adalah penguatan karakter moral dan karakter kinerja. Caranya melalui kegiatan seperti IPPBMM adalah salah satu instrumen dalam penguatan karakter moral dan kinerja,” tegasnya.

Prof Amin berharap “acara dapat berjalan lancar dan seluruh peserta dapat memanfaatkan momen itu untuk merajut tali silaturahmi yang lebih erat antar PTKIN. Yang utama itu substansi dari kegiatan dapat dicapai oleh seluruh PTKIN Peserta IPPBMM Ke VII,” jelasnya.

Rektor IAIN Purwokerto Dr. A. Luthfi Hamidi mengatakan bahwa bahwa acara pembukaan IPPBMM pada hari ini cukup meriah, jika dibandingkan dengan pembukaan IPPBMM pada tahun yang sebelumnya. Hal itu dikarenakan jumlah peserta yang cukup banyak di banding pelaksanaan IPPBMM sebelumnya. “Untuk IPPBMM kali ini diikuti oleh 31 PTKIN dari seluruh Indonesia. Sebelumnya IPPBMM hanya diikuti oleh 18 PTKIN Se Jawa-Madura,” paparnya.

Persiapan yang dirancang oleh panitia dinilai cukup menarik, karena dalam pembukaan kali ini banyak nuansa banyumas yang dihadirkan. Dimulai dari tari, musikalisasi puisi, kenthongan, demonstrasi beladiri kempo, paduan suara hingga karawitan yang memainkan langgam-langgam banyumasan yang kesemuanya dimainkan langsung oleh mahasiswa IAIN Purwokerto.

Rektor IAIN Purwokerto berharap “pembukaan yang berjalan sukses dapat menjadi awal yang baik untuk pelaksanaan event IPPBMM Ke VII yang diadakan di IAIN Purwokerto.”

Wakil Rektor III IAIN Purwokerto, Dr. Supriyanto Lc., MSi dalam pembukaan menyampaikan “IPPBMM kali ini diikuti oleh 1423 atlet dan 300 lebih official. Jumlah itu menurutnya merupakan jumlah terbanyak dari sepanjang penyelenggaraan IPPBMM selama ini,” jelasnya.

Wakil Rektor III IAIN Purwokerto, menyampaikan panitia telah membuat beberapa aplikasi dari mulai pendaftaran sampai pada pelaksanaan yang dapat mempermudah seluruh peserta. “Terobosan terobosan positif telah dirancang agar IPPBMM dapat berjalan maksimal dan sukses dari berbagai sisi. Nantinya apa yang dilakukan dan diterapkan oleh IAIN Purwokerto dalam penyelenggaraan dapat digunakan oleh tuan rumah selanjutnya agar kualitas pelaksanaan dapat terus membaik,” sambungnya.

Menurut Wakil Rektor III IAIN Purwokerto “yang paling menariknya seluruh peserta baik atlit maupun oficial diberikan id card yang disertai barcode. Melalui barcode itu peserta dapat menscannya dan langsung muncul live score yang telah diraih masing-masing kampus peserta,” tegasny.

Dengan kemudahan-kemudahan itu Wakil Rektor III IAIN Purwokerto berharap “banyak kesan positif yang didapatkan peserta selama mengikuti kegiatan IPPBMM di IAIN Purwokerto. Saya berkomitmen akan menjadi tuan rumah yang baik dan mampu memuliakan seluruh tamu yang hadir di kampusnya,” pungkasnya. []